Yogyakarta, 13 Juni 2025 — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD IMM DIY) melalui Bidang Immawati resmi meluncurkan program Empower Class of Immawati, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk mendukung peningkatan kapasitas akademik dan keterampilan bahasa Inggris Immawati di lingkungan IMM DIY.
Program ini secara khusus menargetkan penguasaan dua komponen penting dalam proses aplikasi beasiswa luar negeri, yaitu TOEFL ITP dan IELTS Writing. Lebih dari itu, Empower Class juga memberikan pemahaman mendalam tentang strategi memperoleh beasiswa dan membangun kesiapan akademik serta mental untuk studi di luar negeri.
Ketua Bidang Immawati DPD IMM DIY, Iefone Shiflana Habiba, menyampaikan bahwa program ini lahir dari kebutuhan mendesak akan ruang pemberdayaan yang benar-benar menjawab tantangan zaman, terutama dalam konteks globalisasi pendidikan.
“Kami menyadari betul bahwa hari ini tantangan IMM tidak lagi sebatas di ranah lokal atau nasional, tapi juga internasional. Empower Class hadir sebagai respon terhadap kebutuhan itu. Kami ingin menciptakan ruang aman dan progresif bagi Immawati untuk tumbuh, belajar, dan bersaing secara global,” jelas Iefone.
Senada dengan itu, Sekretaris Bidang Immawati DPD IMM DIY, Afkari Zulaiha Rahmadiani, menegaskan bahwa Empower Class bukan sekadar kelas bahasa, melainkan ruang kolektif untuk membangun mimpi dan memperluas cakrawala.
“Kami ingin Immawati tidak hanya pandai secara akademik, tetapi juga berani bermimpi besar dan menjelajah dunia. Empower Class ini adalah batu loncatan menuju peluang yang lebih luas. Kami percaya Immawati punya potensi besar untuk menjadi agen perubahan di panggung global,” ujarnya.
Empower Class of Immawati menjadi bukti nyata bahwa Bidang Immawati DPD IMM DIY terus berinovasi dalam menghadirkan program yang relevan, progresif, dan berorientasi masa depan. Dengan semangat pemberdayaan, program ini diharapkan dapat mencetak generasi Immawati yang tidak hanya aktif di ranah dakwah dan sosial, tapi juga mampu bersaing secara intelektual di tingkat internasional